Kena tilang...
pak polisi : Selamat sore.. *kata2 andalan polisi kalo lagi nilang orang*
aku : sore pak.
pak polisi : kamu tau kesalahanmu apa?
aku : ngelawan arus pak
pak polisi : coba baca ini *nyodorin surat tilang*
aku : astaga pak, mahal banget! *lupa nominalnya berapa, kalo gak salah sekitar 900rb*
pak polisi : ya udah 500rb aja. *malah dimurahin, padahal denda di surat tilang gak boleh diganggu gugat, ketahuan kalo duitnya bakal masuk kantong*
pak polisi : kamu kerja apa?
aku : saya pengangguran pak *bohong lagi*
pak polisi : trus adeknya?
ojou : saya kuliah pak, di unmul bla bla bla bla...
ojou ngobrol lama sama pak polisi sambil becanda2 sedikit, tapi semaksimal apapun akting memelasku ternyata gak diimbangi sama respon ojou yang malah senyum-senyum ketawa karna digodain pak polisi. dan akhirnya gak terasa udah maghrib & terdengarsuara adzhan. teman2 pak polisi pada pulang tinggal dia sendiri yang bertahan, memang niat banget pengen malak.
aku : duit saya di dompet cuma 50rb pak (dengan muka sok suram sambil buka dompet)
pak polisi : ya sudah, motor kamu saya bawa ya..
aku : jangan paaak, nanti saya pulangnya gimana, rumah saya di tenggarong loh pak >.
pak polisi : ya kamu telpon temanmu kek, atau keluargamu yang tinggal di samarinda
aku : saya gak punya keluarga atau kenalan di samarinda pak *bohong banget padahal teman sama keluargaku ku di samarinda banyak banget, mungkin kalo dihitung semuanya mungkin udah lebih 2 ribu orang*
pak polisi : minta tolong sama pacarmu
aku : dia adek saya pak
pak polisi : alah, gak usah bohong kamu.
ojou : iya pak dia kakak saya.
pak polisi : ya udah kamu besok aja pulangnya, malam ini nginap aja di kost pacar kamu.
aku : ya gak mungkin lah pak, masa saya nginap di kost cewek, lagian dia bukan pacar tapi adek saya pak.
ojou : *kayaknya senyum2 nahan ketawa ngeliat ekspresiku*
pak polisi : alah.. gak usah sok suci, kayak saya gak tau aja kelakuan anak jaman sekarang.
aku : *ngomong dalam hati, aku bukan cowok bejad, dasar polisi laknat!!!*
ojou : ya ampun pak, dia itu kakak saya..
karna hari udah petang & dia gak mau buang2 waktu akhirnya duitku di dompet diambil trus motorku dikembalikan.
[Football lovers] Kenapa harus dukung Belanda?
Dukung belanda atau jerman? ya jelas jerman laah, karna aku udah memutuskan untuk menjadi fans militan Der Panzer.
Dulu pernah dengar perbincangan Dik Doang di radio, dia bilang begini, "Dukung timnas belanda, karna sebagian dari mereka adalah saudara kita"
Nah lo! emang bener sih jaman dulu banyak orang indo yang kawin sama orang belanda, ibu ku aja pernah bilang kalo dulu sepupunya nenek ku nikah sama orang belanda trus dibawa ke belanda sana, neneknya temanku juga ada yang menetap di belanda, trus aku juga pernah kenalan sama kakak sepupunya mantan pacarku yang juga keturunan indo belanda, waktu itu dia liburan ke indonesia.
*Meskipun penulisan diatas berbelit-belit dan terkesan melebih-lebihkan tapi itu semua benar adanya, ngapain juga aku bohong.
Yang tadi itu termasuk golongan Indo belanda, yaitu penduduk pribumi yang menikah dan ikut suami2 mereka pulang ke belanda pada masa orde baru (kebanyakan sih begitu) dan sesuai dengan namanya masyarakat indo belanda terdiri dari blsteran indonesia belanda maupun indo eropa.
Ada juga penduduk warga negara indonesia yang pindah dan menetap di belanda secara independen, artinya mereka pindah kesana atas kemauan sendiri. Trus masih ada dua golongan imigran lagi yang menetap di belanda dengan alasan yang berbeda, misalnya penduduk jawa suriname yang awalnya pergi ke belanda cuma untuk berekerja, tapi terpaksa menetap disana karna janji pemerintah belanda yang tak kunjung memulangkan mereka ke indonesia, dan golongan yang terakhir adalah penduduk Ambon atau penduduk maluku yang pada masa penjajahan pro kepada belanda, nah waktu indonesia resmi merdeka belanda angkat kaki dan para warga yang pro belanda tadi juga terpaksa ikut angkat kaki dari indonesia, dan ikut ke belanda.
Malah ngomongin sejarah gini, kan awalnya ngomongin sepak bola, apa hubungannya coba?
Jadiiiiii.... percaya atau engga, lebih dari setengah juta penduduk belanda itu keturunan indonesia, artinya masih saudara, dan yang istimewa adalah banyaknya pemain keturunan indo belanda yang sukses sebagai pesepakbola dunia, diantarnya adalah Mark Van Bommel, John Heitinga, Roy Makkay, Michael Mols, Giovanni Van Bronckhorst, Sergio Van Dijk, Denny Landzaat, Nigel De Jong, Bobby Petta, Robin Van Persie, Radja Nainggolan dan yang terakhir Irfan Bachdim.
Yeaah.. meski begitu aku tetap dukung jerman hahaha..
PK2 Unikarta [Chapter 2]
Setelah itu para panitia mengarahkan kami agar memasuki ruangan satu persatu, lagi-lagi aku duduk dibarisan agak belakang, sedikit salah perhitungan sih.. karna terlalu di dekat sudut kanan belakang jadi berjauhan dengan si manis itu yang ternyata duduk di paling depan paling sebelah kiri. Karna terlalu sibuk mikirin soal posisi duduk, gak sadar aku jadi mengabaikan ocehan panitia di depan. Wow. Ternyata mereka lagi menggambar contoh papan nama di papan tulis (ID Card wajib anak2 yang lagi di ospek) dan untuk tali kalungnya karna kami anak pertanian jadi harus pake pita warna hijau, langsung paham sih.. hijau itu warna daun, simbol hutan. Ternyata ada 2 papan nama yang harus kami buat, yang pertama: ”Nama manusia”, “Fakultas”, kemudian “Jurusan” trus papan nama kedua dengan format: “Nama Tumbuhan” dan dibawahnya”Nama Latin Tumbuhan”, dari sekitar 70 orang yang ada di ruangan dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok harus menggunakan nama latin tumbuhan sesuai dengan jenisnya misalnya kelompok 1 nama bunga, kelompok 2 nama buah-buahan, kelompok 3 nama palawija dst..
setelah itu semua cama-cami disuruh berhitung berurutan 1 sampai 5, kemudian orang keenam harus mengulang dari angka satu lagi. Begitu seterusnya, sampai tiba di barisanku akhirnya aku mendapat angka 3 yaitu kelompok palawija..
TUNGGU!!
Palawija itu apaan sih? Berhubung aku gengsi bertanya (karna gak mau dianggap bodoh) akhirnya kusimpan tanda Tanya itu dalam hati “What is Palawija?” aku terkadang sering banget denger palawija di tipi atau gak sengaja nemu tulisan palawija pas baca di buku/Koran tapi seingatku di komik gak pernah nemu tulisan palawija (abaikan) kadang kalo ke rumah sakit atau puskesmas iseng-iseng baca poster-poster makanan bergizi, nah disitu juga kadang nemu tulisan Palawija. tapi gak pernah mau tau tentang apa itu palawija, Siapa sih loe? Anak mana tuh palawija? Penting gak sih? Tapi akhirnya aku menjilat ludahku sendiri, yang awalnya cuek sama palawija, sekarang jadi nge-fans trus jadi rajin nyari2 info/gosip terbaru tentang palawija di G**gle. Mbah gugel, palawija tuh paan sih? Dan mbah gugel pun menjawab:
"Palawija secara harfiah dapat diartikan sebagai tanaman kedua. Maksud dari tanaman kedua yaitu palawija merupakan tanaman-tanaman hasil pertanian yang kedua setelah tanaman pokok kita yaitu padi.
Dalam pengertian sekarang, palawija berarti semua tanaman pertanian semusim yang ditanam pada lahan kering. Yang termasuk tanaman palawija yaitu kacang tanah, jagung, ketela pohon, kedelai, dan umbi jalar. Dapat dikatakan bahwa tanaman palawija ini merupakan hasil produksi sekunder dari petani yang mana hasil produksi primer mereka yaitu padi. Tanaman palawija ini juga bisa digunakan untuk menggantikan padi sebagai makanan pokok. Pada saat ini para petani biasanya memanfaatkan lahan pertanian mereka untuk menanam tanaman palawija untuk mendapatkan hasil tambahan. Sehingga kini banyak kita jumpai ladang-ladang yang di tanami tanaman padi sekaligus juga ditanami tanaman jagung dan ketela pohon.
Source: http://htn-alatpertanian.blogspot.com/2009/05/what-is-palawija.html"
Maap yee~ si mbah banyak bacot, pokoknya intinya kesimpulannya palawija tuh semacam umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung-jangungan. Apa aja boleh… akhirnya aku menetapkan nama tumbuhanku kedelai putih, dan nama latinnya Glycine Max. kereeen, kayak nama sejenis Mini 4WD Tamiya XD
OK, sekarang pikiranku udah terlalu jauh melanglang buana. Untuk sementara kita lupain dulu si palawija, balik ke kelas dan kembali mendengarkan ocehan panitia, setelah menggambarkan contoh papan nama, mereka (para panitia. Red) juga menggambar beberapa contoh prakarya anak TK lainnya yang harus kami buat malam ini dan tentu saja wajib kami pakai besok. diantaranya selempang Miss Universe dari karton warna hijau yang bertulisan “FAPERTA SAVE THE WORLD” (pake huruf kapital) dalam hatiku muncul niatan super (sok) keren, pengen nulis pake huruf kanji. Like this! “バペルタ セカイ を まもる” (BAPERUTA Sekai wo Mamoru) Keren kan! Ya dong.. gue gitu. Tapi niat keren-ku langsung ku-urungkan karna pasti bakal dimarahi sama panitia-panitia yang selera keren nya rendah. orz
Selain itu para panitia juga menyuruh kami untuk membawa karung beras 10 Kg. yang dimodifikasi menjadi sebuah ransel, untuk talinya, seperti halnya kalung papan nama kami juga harus pake pita warna hijau. Selanjutnya kami harus pake dasi warna hitam, tapi sepatu diganti pake pita warna hijau (juga), topi yang harus kami beli dari panitia. (harganya 15 ribu) dan yang terakhir kami dibagikan baju khusus tahanan yang wajib kami pakai besok dan beberapa hari selanjutnya hingga PK2 berakhir.
Selanjutnya tentang rambut, untuk yang perempuan diwajibkan menguncir rambutnya sesuai jumlah umur, jadi misalnya cewek itu umurnya 18 tahun, kuncirnya pun harus ada 18 buah trus masing-masing kunciran harus memakai pita merah putih, aku jadi sakit perut dengernya. Benar-benar cupu HAHAHAHAHAHAHAHA~ *ketawa penjahat* tapi perasaan geli ku sirna dalam sekejap, aku dihadapkan dengan situasi yang sangat dilematis, saat panitia mengatakan bahwa besok rambut kami (laki-laki) sudah harus dipotong, “TIDAK BOLEH LEBIH DARI 3CM” dan ini bukan peraturan dari pihak Fakultas tapi peraturan yang ditetapkan langsung oleh pihak Universitas. Sumpah! Aku langsung galau stadium akut. Apa jadinya kalau rambutku pendek. Kenapa?, kenapa? Oh kenapaaaa?? T^T
kami dikembalikan ke lapangan, kembali ke barisan kelompokku (kelompok 2) dan lagi-lagi kami dibebankan oleh peraturan. Besok pagi masing-masing kelompok harus membawa 2 buah sapu lidi, 1 buah sekop. Dan untuk individu masing-masing diharuskan untuk membawa mie instan 2 bungkus (berbeda rasa), 1 mug beras dan sebutir telur ayam. OK! Untuk perorangan aku sanggup bawa tapi untuk kelompok aku gak mau tau, aku gak kenal mereka (teman-teman di kelompokku) lagian kayaknya mereka udah pada saling kenal, biarin aja mereka yang nyiapin sapu lidi & sekop. Pokoknya aku gak mau tau! Bayar iuran pun males -_-
Kelompok pun dibubarkan, semua pada pulang, dan aku pusing mikirin prakarya yang harus kusiapkan malam ini, dan juga RAMBUT ku yang terpaksa harus dipotong. FUCK!
tapi segalau-galaunya aku, dalam hati ada sedikit perasaan senang, soal papan nama yang dikalungin di leher. Tentang si manis “Namanya siapa ya?” trus.. “Dia jurusan apa ya?” berharap dia jurusan Agribisnis juga biar bisa sekelas, biar semangat belajar >////< *H2C
dan pertanyaan-pertanyaan ini semuanya akan dijawab besok oleh sang papan nama.
To be continued..
| [+/-] |
Kena tilang... |
Waktu itu sore hari aku sama ojou pergi ke toko Delima (yang sekarang udah gak ada karna kena kebakaran) buat nyari pernak-pernik jahit untuk keperluan cosplay. sepulangnya kami berniat pergi ke toko simpang damai buat nyari pernak-pernik jahit juga, tapi karna kecerobohanku yang terobos jalan ngelawan arus karna gak ngeliat rambu tanda STOP, kami ditilang polisi lalu lintas. trus kunci motorku diambil pak polisi, seperti biasa karna udah sering banget berurusan sama polisi lalu lintas aku keluarin teknik rahasiaku yaitu ekspresi memelas, sebenarnya aku paling benci memelas tapi karna kunci motorku sudah diambil ya apa boleh buat, saat itu motorku lebih penting dari harga diriku. orz
pak polisi : Selamat sore.. *kata2 andalan polisi kalo lagi nilang orang*
aku : sore pak.
pak polisi : kamu tau kesalahanmu apa?
aku : ngelawan arus pak
pak polisi : coba baca ini *nyodorin surat tilang*
aku : astaga pak, mahal banget! *lupa nominalnya berapa, kalo gak salah sekitar 900rb*
pak polisi : ya udah 500rb aja. *malah dimurahin, padahal denda di surat tilang gak boleh diganggu gugat, ketahuan kalo duitnya bakal masuk kantong*
pak polisi : kamu kerja apa?
aku : saya pengangguran pak *bohong lagi*
pak polisi : trus adeknya?
ojou : saya kuliah pak, di unmul bla bla bla bla...
ojou ngobrol lama sama pak polisi sambil becanda2 sedikit, tapi semaksimal apapun akting memelasku ternyata gak diimbangi sama respon ojou yang malah senyum-senyum ketawa karna digodain pak polisi. dan akhirnya gak terasa udah maghrib & terdengarsuara adzhan. teman2 pak polisi pada pulang tinggal dia sendiri yang bertahan, memang niat banget pengen malak.
aku : duit saya di dompet cuma 50rb pak (dengan muka sok suram sambil buka dompet)
pak polisi : ya sudah, motor kamu saya bawa ya..
aku : jangan paaak, nanti saya pulangnya gimana, rumah saya di tenggarong loh pak >.
pak polisi : ya kamu telpon temanmu kek, atau keluargamu yang tinggal di samarinda
aku : saya gak punya keluarga atau kenalan di samarinda pak *bohong banget padahal teman sama keluargaku ku di samarinda banyak banget, mungkin kalo dihitung semuanya mungkin udah lebih 2 ribu orang*
pak polisi : minta tolong sama pacarmu
aku : dia adek saya pak
pak polisi : alah, gak usah bohong kamu.
ojou : iya pak dia kakak saya.
pak polisi : ya udah kamu besok aja pulangnya, malam ini nginap aja di kost pacar kamu.
aku : ya gak mungkin lah pak, masa saya nginap di kost cewek, lagian dia bukan pacar tapi adek saya pak.
ojou : *kayaknya senyum2 nahan ketawa ngeliat ekspresiku*
pak polisi : alah.. gak usah sok suci, kayak saya gak tau aja kelakuan anak jaman sekarang.
aku : *ngomong dalam hati, aku bukan cowok bejad, dasar polisi laknat!!!*
ojou : ya ampun pak, dia itu kakak saya..
karna hari udah petang & dia gak mau buang2 waktu akhirnya duitku di dompet diambil trus motorku dikembalikan.
| [+/-] |
[Football lovers] Kenapa harus dukung Belanda? |
by Naokirito Miffy on Thursday, June 14, 2012 at 4:54am ·
Dukung belanda atau jerman? ya jelas jerman laah, karna aku udah memutuskan untuk menjadi fans militan Der Panzer.
Dulu pernah dengar perbincangan Dik Doang di radio, dia bilang begini, "Dukung timnas belanda, karna sebagian dari mereka adalah saudara kita"
Nah lo! emang bener sih jaman dulu banyak orang indo yang kawin sama orang belanda, ibu ku aja pernah bilang kalo dulu sepupunya nenek ku nikah sama orang belanda trus dibawa ke belanda sana, neneknya temanku juga ada yang menetap di belanda, trus aku juga pernah kenalan sama kakak sepupunya mantan pacarku yang juga keturunan indo belanda, waktu itu dia liburan ke indonesia.
*Meskipun penulisan diatas berbelit-belit dan terkesan melebih-lebihkan tapi itu semua benar adanya, ngapain juga aku bohong.
Yang tadi itu termasuk golongan Indo belanda, yaitu penduduk pribumi yang menikah dan ikut suami2 mereka pulang ke belanda pada masa orde baru (kebanyakan sih begitu) dan sesuai dengan namanya masyarakat indo belanda terdiri dari blsteran indonesia belanda maupun indo eropa.
Ada juga penduduk warga negara indonesia yang pindah dan menetap di belanda secara independen, artinya mereka pindah kesana atas kemauan sendiri. Trus masih ada dua golongan imigran lagi yang menetap di belanda dengan alasan yang berbeda, misalnya penduduk jawa suriname yang awalnya pergi ke belanda cuma untuk berekerja, tapi terpaksa menetap disana karna janji pemerintah belanda yang tak kunjung memulangkan mereka ke indonesia, dan golongan yang terakhir adalah penduduk Ambon atau penduduk maluku yang pada masa penjajahan pro kepada belanda, nah waktu indonesia resmi merdeka belanda angkat kaki dan para warga yang pro belanda tadi juga terpaksa ikut angkat kaki dari indonesia, dan ikut ke belanda.
Malah ngomongin sejarah gini, kan awalnya ngomongin sepak bola, apa hubungannya coba?
Jadiiiiii.... percaya atau engga, lebih dari setengah juta penduduk belanda itu keturunan indonesia, artinya masih saudara, dan yang istimewa adalah banyaknya pemain keturunan indo belanda yang sukses sebagai pesepakbola dunia, diantarnya adalah Mark Van Bommel, John Heitinga, Roy Makkay, Michael Mols, Giovanni Van Bronckhorst, Sergio Van Dijk, Denny Landzaat, Nigel De Jong, Bobby Petta, Robin Van Persie, Radja Nainggolan dan yang terakhir Irfan Bachdim.
Yeaah.. meski begitu aku tetap dukung jerman hahaha..
| [+/-] |
PK2 Unikarta [Chapter 2] |
PART. 2
Setelah itu para panitia mengarahkan kami agar memasuki ruangan satu persatu, lagi-lagi aku duduk dibarisan agak belakang, sedikit salah perhitungan sih.. karna terlalu di dekat sudut kanan belakang jadi berjauhan dengan si manis itu yang ternyata duduk di paling depan paling sebelah kiri. Karna terlalu sibuk mikirin soal posisi duduk, gak sadar aku jadi mengabaikan ocehan panitia di depan. Wow. Ternyata mereka lagi menggambar contoh papan nama di papan tulis (ID Card wajib anak2 yang lagi di ospek) dan untuk tali kalungnya karna kami anak pertanian jadi harus pake pita warna hijau, langsung paham sih.. hijau itu warna daun, simbol hutan. Ternyata ada 2 papan nama yang harus kami buat, yang pertama: ”Nama manusia”, “Fakultas”, kemudian “Jurusan” trus papan nama kedua dengan format: “Nama Tumbuhan” dan dibawahnya”Nama Latin Tumbuhan”, dari sekitar 70 orang yang ada di ruangan dibagi menjadi 5 kelompok, masing-masing kelompok harus menggunakan nama latin tumbuhan sesuai dengan jenisnya misalnya kelompok 1 nama bunga, kelompok 2 nama buah-buahan, kelompok 3 nama palawija dst..
setelah itu semua cama-cami disuruh berhitung berurutan 1 sampai 5, kemudian orang keenam harus mengulang dari angka satu lagi. Begitu seterusnya, sampai tiba di barisanku akhirnya aku mendapat angka 3 yaitu kelompok palawija..
TUNGGU!!
Palawija itu apaan sih? Berhubung aku gengsi bertanya (karna gak mau dianggap bodoh) akhirnya kusimpan tanda Tanya itu dalam hati “What is Palawija?” aku terkadang sering banget denger palawija di tipi atau gak sengaja nemu tulisan palawija pas baca di buku/Koran tapi seingatku di komik gak pernah nemu tulisan palawija (abaikan) kadang kalo ke rumah sakit atau puskesmas iseng-iseng baca poster-poster makanan bergizi, nah disitu juga kadang nemu tulisan Palawija. tapi gak pernah mau tau tentang apa itu palawija, Siapa sih loe? Anak mana tuh palawija? Penting gak sih? Tapi akhirnya aku menjilat ludahku sendiri, yang awalnya cuek sama palawija, sekarang jadi nge-fans trus jadi rajin nyari2 info/gosip terbaru tentang palawija di G**gle. Mbah gugel, palawija tuh paan sih? Dan mbah gugel pun menjawab:
"Palawija secara harfiah dapat diartikan sebagai tanaman kedua. Maksud dari tanaman kedua yaitu palawija merupakan tanaman-tanaman hasil pertanian yang kedua setelah tanaman pokok kita yaitu padi.
Dalam pengertian sekarang, palawija berarti semua tanaman pertanian semusim yang ditanam pada lahan kering. Yang termasuk tanaman palawija yaitu kacang tanah, jagung, ketela pohon, kedelai, dan umbi jalar. Dapat dikatakan bahwa tanaman palawija ini merupakan hasil produksi sekunder dari petani yang mana hasil produksi primer mereka yaitu padi. Tanaman palawija ini juga bisa digunakan untuk menggantikan padi sebagai makanan pokok. Pada saat ini para petani biasanya memanfaatkan lahan pertanian mereka untuk menanam tanaman palawija untuk mendapatkan hasil tambahan. Sehingga kini banyak kita jumpai ladang-ladang yang di tanami tanaman padi sekaligus juga ditanami tanaman jagung dan ketela pohon.
Source: http://htn-alatpertanian.blogspot.com/2009/05/what-is-palawija.html"
Maap yee~ si mbah banyak bacot, pokoknya intinya kesimpulannya palawija tuh semacam umbi-umbian, kacang-kacangan, jagung-jangungan. Apa aja boleh… akhirnya aku menetapkan nama tumbuhanku kedelai putih, dan nama latinnya Glycine Max. kereeen, kayak nama sejenis Mini 4WD Tamiya XD
OK, sekarang pikiranku udah terlalu jauh melanglang buana. Untuk sementara kita lupain dulu si palawija, balik ke kelas dan kembali mendengarkan ocehan panitia, setelah menggambarkan contoh papan nama, mereka (para panitia. Red) juga menggambar beberapa contoh prakarya anak TK lainnya yang harus kami buat malam ini dan tentu saja wajib kami pakai besok. diantaranya selempang Miss Universe dari karton warna hijau yang bertulisan “FAPERTA SAVE THE WORLD” (pake huruf kapital) dalam hatiku muncul niatan super (sok) keren, pengen nulis pake huruf kanji. Like this! “バペルタ セカイ を まもる” (BAPERUTA Sekai wo Mamoru) Keren kan! Ya dong.. gue gitu. Tapi niat keren-ku langsung ku-urungkan karna pasti bakal dimarahi sama panitia-panitia yang selera keren nya rendah. orz
Selain itu para panitia juga menyuruh kami untuk membawa karung beras 10 Kg. yang dimodifikasi menjadi sebuah ransel, untuk talinya, seperti halnya kalung papan nama kami juga harus pake pita warna hijau. Selanjutnya kami harus pake dasi warna hitam, tapi sepatu diganti pake pita warna hijau (juga), topi yang harus kami beli dari panitia. (harganya 15 ribu) dan yang terakhir kami dibagikan baju khusus tahanan yang wajib kami pakai besok dan beberapa hari selanjutnya hingga PK2 berakhir.
Selanjutnya tentang rambut, untuk yang perempuan diwajibkan menguncir rambutnya sesuai jumlah umur, jadi misalnya cewek itu umurnya 18 tahun, kuncirnya pun harus ada 18 buah trus masing-masing kunciran harus memakai pita merah putih, aku jadi sakit perut dengernya. Benar-benar cupu HAHAHAHAHAHAHAHA~ *ketawa penjahat* tapi perasaan geli ku sirna dalam sekejap, aku dihadapkan dengan situasi yang sangat dilematis, saat panitia mengatakan bahwa besok rambut kami (laki-laki) sudah harus dipotong, “TIDAK BOLEH LEBIH DARI 3CM” dan ini bukan peraturan dari pihak Fakultas tapi peraturan yang ditetapkan langsung oleh pihak Universitas. Sumpah! Aku langsung galau stadium akut. Apa jadinya kalau rambutku pendek. Kenapa?, kenapa? Oh kenapaaaa?? T^T
kami dikembalikan ke lapangan, kembali ke barisan kelompokku (kelompok 2) dan lagi-lagi kami dibebankan oleh peraturan. Besok pagi masing-masing kelompok harus membawa 2 buah sapu lidi, 1 buah sekop. Dan untuk individu masing-masing diharuskan untuk membawa mie instan 2 bungkus (berbeda rasa), 1 mug beras dan sebutir telur ayam. OK! Untuk perorangan aku sanggup bawa tapi untuk kelompok aku gak mau tau, aku gak kenal mereka (teman-teman di kelompokku) lagian kayaknya mereka udah pada saling kenal, biarin aja mereka yang nyiapin sapu lidi & sekop. Pokoknya aku gak mau tau! Bayar iuran pun males -_-
Kelompok pun dibubarkan, semua pada pulang, dan aku pusing mikirin prakarya yang harus kusiapkan malam ini, dan juga RAMBUT ku yang terpaksa harus dipotong. FUCK!
tapi segalau-galaunya aku, dalam hati ada sedikit perasaan senang, soal papan nama yang dikalungin di leher. Tentang si manis “Namanya siapa ya?” trus.. “Dia jurusan apa ya?” berharap dia jurusan Agribisnis juga biar bisa sekelas, biar semangat belajar >////< *H2C
dan pertanyaan-pertanyaan ini semuanya akan dijawab besok oleh sang papan nama.
To be continued..




